Halo, saya Ali Hasbullah.
Sudah lebih dari 28 tahun saya berkarya di dunia teknologi informasi. Karier saya dimulai sebagai system engineer, lalu meluas ke ranah infrastruktur IT secara umum—jaringan, administrasi basis data, dan beragam pekerjaan teknis lain di sekitarnya. Dari sana saya berpindah ke kursi konsultan di Ernst & Young, sempat kembali ke industri dan memegang peran Group Head Information Security di salah satu operator seluler terbesar di Indonesia, sebelum akhirnya kembali ke jalur konsultasi. Saat ini saya menjabat sebagai Principal Consultant untuk Security GRC di salah satu perusahaan cybersecurity terkemuka di tanah air.
Lebih luas dari sekadar keamanan informasi, latar belakang saya sebetulnya berdiri di ranah IT Governance secara umum. Pengalaman selama ini membuat saya pernah melihat persoalan tata kelola IT dari banyak sisi: sebagai pelaksana teknis, sebagai pengambil keputusan di internal organisasi, juga sebagai pihak luar yang membantu organisasi lain merapikan urusan mereka. Sudut pandang inilah yang akan banyak saya bagi di sini.
Di luar pekerjaan, saya aktif di Maiyah—gerakan sosial yang digagas oleh Muhammad Ainun Nadjib (Cak Nun) dan kini berwujud forum-forum Majelis Ilmu rutin di berbagai kota di Indonesia. Salah satu yang terbesar adalah Kenduri Cinta di Jakarta. Di forum-forum ini didiskusikan banyak hal: agama, sosial, kebudayaan, politik, dan refleksi atas kondisi berbangsa dan bernegara. Bagi saya, Maiyah adalah ruang untuk berpikir lebih jernih—sesuatu yang tidak selalu mudah didapat dari rutinitas profesional.
Tentang website ini
Tulisan di sini saya pisahkan menjadi dua jalur. Pertama, catatan reflektif yang banyak terinspirasi dari Maiyah dan pemikiran Cak Nun—respons sederhana atas kondisi terkini, dengan niat sekadar menyebarluaskan kebaikan dan mengajak berpikir sehat. Kedua, tulisan profesional seputar IT Governance, Security, dan GRC—agar pengetahuan yang sudah terkumpul selama ini bisa bermanfaat bagi siapa pun yang membacanya.
Keduanya sengaja saya pisah, supaya pembaca bisa memilih sesuai minat masing-masing.
Di luar layar
Saya seorang bapak dengan satu istri dan tiga anak. Akhir pekan terbaik buat saya biasanya yang dihabiskan di luar ruangan—jauh dari layar, dekat dengan udara terbuka. Traveling juga sudah lama jadi hobi yang tidak pernah benar-benar selesai; ada satu cita-cita yang sengaja saya pelihara, yaitu suatu hari bisa berkeliling dunia.